Kedapatan Miliki Narkoba, Dua Warga Pontianak Ditangkap Jajaran Polres Melawi
2021-06-10 agus

MELAWI - Warga Kelurahan Tanjung hilir Kecamatan Pontianak timur kota Pontianak H (29) dan TRJ alias T, Laki-laki (27) warga Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak kota, kota Pontianak, diamankan Satuan Narkoba Polres Melawi di Gang. Gawi Dusun Tanah Tinggi Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalimantan Barat karena kedapatan memiliki narkotika yang di duga jenis sabu, Senin 31 Mei 2021.

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kasat Narkoba Polres Melawi Iptu Aris Setiawan menyampaikan H als H dan TRJ Als T, warga Pontianak ini , diamankan Satuan Narkoba Polres Melawi di Gang. Gawi Dusun Tanah Tinggi Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh berdasarkan informasi dari masyarakat.

Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu mantan karyawan Tempat hiburan malam yang berinisial H mengedarkan narkotika yang di duga jenis sabu.

Polsek Jagoi Babang Bengkayang Ringkus Pengedar Narkoba, Petugas Amankan Lima Paket Sabu

Satuan Narkoba Polres Melawi melakukan penggrebekan dan penggeledahan rumah H yang di saksikan oleh ketua Rt setempat.

“Saat dilakukan penggeledahan badan di temukan 1 (satu) paket plastik klip transparan besar yang di dalam nya terdapat dua paket yang di duga narkotika jenis shabu yang di bungkus menggunakan plastik klip transparan yang di simpan di saku Celana,” ungkap Aris Setiawan.

“Setelah di lakukan introgasi terhadap sdr. H di dapatlah bahwa sdr. H mendapat narkotika tersebut dari TRJ alias T yang di paketkan melalui kardus yang isinya rak telur berwarna merah, Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Melawi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terang  Aris Setiawan.

Adapun Barang bukti yang diamankan 2 (Dua) paket yang di duga Narkotika jenis Shabu yang di bungkus menggunakan plastik klip transparan berat brutto 2,04 gram, satu timbangan elektrik berwarna hitam yang bermerk CAMRY, handphone pelaku dan uang sejumlah Rp. 100.000.

“Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Atau Pasal 112 Ayat (1) ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman sanksi pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun atau 4-12 tahun,” tutupnya.

[Update Berita Polda Kalbar]